Makrab Prodi IPS, Eduwisata Tanggap Bencana Pantai Regent

Agenda tahunan mahasiswa Prodi Pendidikan IPS UNIRA Malang, kembali gelar acara Makrab (Masa Keakraban) melibatkan seluruh mahasiswa lintas angkatan dari Prodi Pendidikan IPS. Acara tersebut berlangsung pada, Sabtu – Minggu (5-6/10/2019).

Acara yang mengusung tema, “Merajut Persaudaraan Mahasiswa Khairu Ummah” ini bertempat di Pantai Regent, Desa Srigonco, Kabupaten Malang. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini selain sebagai wadah silaturahmi mahasiswa jua sebagai bentuk edukasi terhadap mahasiswa baru dan bentuk pengabdian masyarakat yang dimotori oleh Dosen Peneliti Prodi Pendidikan IPS UNIRA, Mambaus Su’ud, M.Sc.

Sebagai wadah rekreatif mahasiswa, kegiatan ini menyajikian rangkaian acara outbond melalui berbagai permainan kelompok yang dapat mengasah jiwa kepemimpinan dan semangat kerjasama tim mahasiswa.

Sedangkan, bentuk edukasi yang diberikan melalui pengabdian masyarakat. Bentuk dari edukasi tersebut melalui pembuatan spot foto yang dibuat dari limbah botol plastk, penyediaan hammock, edukasi sampah melalui papan informasi yang tersedia, serta edukasi mengenai tindakan tanggap bencana tsunami melalui papan edukasi yang dibuat oleh mahasiswa.

Adanya kegiatan ini, melatih jiwa kepemimpinan seperti dijelaskan oleh Ketua Himapro Pendidikan IPS UNIRA, Rosyidatur Rohmah, “Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat melalui wadah organisasi. Berorganisasi dapat memberi pengalaman baru, meski harus berani mengorbankan waktu kita.” Ujarnya dihadapan peserta kegiatan kali ini.

Dosen Pendidikan IPS, Mambaus Suud, M.Sc menuturkan, “Peran mahasiswa dapat diasah melalui kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat sekitar. Harapannya dengan kegiatan seperti ini dapat memberi wawasan tentang kebencanaan yang perlu dipahami sejak dini” Jelasnya.

Dilain pihak, selaku Koordinator Lapangan Pantai Regent, Kusnadi menambahkan, “Dengan adanya kerjasama dari berbagai pihak seperti LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), Perhutani, dan juga mahasiswa dapat memberi kritikan dan umpan balik terhadap pengembangan pantai regent dan tetap dapat menjalin silaturrrahmi dengan baik kedepannya.” Tukas pria paruh baya ini memberi sambutan kepada peserta Makrab. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *